Jelajah Bali hingga Kamboja, Anantara Hadirkan Pengalaman Wisata yang Lebih Dekat dengan Budaya Lokal
![]() |
| Pengalaman wisata Anantara di berbagai destinasi mengajak tamu mengenal alam dan budaya lokal dari perspektif berbeda. (Dok. Ist) |
REPUBLIKINDONESIA.NET — Pengalaman wisata di Bali hingga Kamboja bisa dinikmati dengan cara yang berbeda melalui rangkaian program Anantara Hotels & Resorts sepanjang 2026. Dalam perayaan 25 tahun perjalanannya, merek experiential luxury dari Minor Hotels tersebut menghadirkan pengalaman yang menghubungkan wisatawan dengan alam, budaya, dan kehidupan masyarakat lokal.
Rangkaian pengalaman itu dirancang agar perjalanan tidak berhenti pada kunjungan ke tempat populer. Anantara menawarkan aktivitas yang membawa tamu melihat destinasi melalui perspektif yang lebih dekat dengan lingkungan dan tradisi setempat.
Menikmati kota dari sisi yang berbeda
Di Anantara Palazzo Naiadi Rome Hotel, Roma dikenalkan melalui perjalanan menggunakan perahu pribadi di Sungai Tiber. Aktivitas tersebut menawarkan suasana yang lebih tenang untuk melihat fasad bangunan bersejarah dan sudut-sudut kota dari perspektif berbeda.
Perjalanan kemudian ditutup dengan aperitivo di teras panoramik yang menyuguhkan pemandangan Kota Abadi.
Sementara di Anantara New York Palace Budapest Hotel, wisatawan dapat mengenal tradisi Hungaria melalui perjalanan menuju desa Tard. Di sana, mereka diperkenalkan pada seni sulam folk-art Matyó yang dipertahankan oleh pengrajin lokal secara turun-temurun.
Tamu juga dapat mengikuti workshop kerajinan yang dikelola keluarga, mengunjungi gereja lokal, lalu menikmati masakan rumahan gulyas sambil ditemani lagu tradisional dalam suasana pertemuan dan perayaan musiman.
Pedalaman Bali dan ekosistem malam di Malaysia
Anantara Ubud Bali Resort menawarkan pendekatan berbeda untuk menikmati Bali dengan membawa wisatawan keluar dari kawasan pantai yang telah dikenal luas. Perjalanan menggunakan mini jeep terbuka melintasi persawahan menuju Taro, salah satu komunitas Hindu tertua di Bali.
Didampingi Naturalist resor, tamu juga diajak mengunjungi Hutan Alas Taro untuk melihat satwa liar, termasuk kerbau putih yang disakralkan. Perjalanan dilanjutkan ke kawasan konservasi kunang-kunang yang memperlihatkan keterkaitan antara ekologi dan tradisi lokal.
Pengalaman serupa juga ditawarkan di Anantara Desaru Coast Resort & Villas di Malaysia, tetapi dengan suasana malam hari. Wisatawan menyusuri hutan bakau setelah matahari terbenam ketika kunang-kunang mulai memenuhi tepian sungai dengan cahaya berkelip.
Perjalanan tersebut didampingi Naturalist resor dan dilengkapi piknik gourmet di atas perahu. Konsepnya menempatkan ketenangan dan pengamatan lingkungan sebagai bagian utama perjalanan.
Di The Royal Livingstone Victoria Falls Zambia Hotel by Anantara, pengalaman alam dimulai dari udara melalui perjalanan helikopter selama 22 menit untuk melihat Air Terjun Victoria dan ngarai di sekitarnya.
Setelah itu, tamu melanjutkan perjalanan menyusuri Sungai Zambezi menggunakan perahu pribadi menuju sebuah pulau terpencil. Di lokasi tersebut, suasana dirancang agar wisatawan dapat menikmati alam dengan ritme yang lebih tenang.
Mengenal tradisi dari tangan para pengrajin
Pengalaman budaya Anantara juga membawa tamu lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Di sekitar Anantara Jewel Bagh Jaipur Hotel, wisatawan dapat mengunjungi desa Manpura dan bertemu pengrajin yang masih mempertahankan berbagai keterampilan tradisional Rajasthan.
Aktivitas tersebut mencakup melihat pembuatan karpet dengan teknik simpul tangan, gerabah, hingga gelang lak. Para tamu juga dapat berjalan menyusuri gang-gang bersejarah peninggalan Rajput dan mencicipi hidangan khas Rajasthan yang disiapkan keluarga setempat.
Di Anantara Angkor Resort, Siem Reap, Kamboja, pengalaman budaya berpusat pada simbolisme bunga teratai. Perjalanan dimulai dari Angkor Wat, tempat motif teratai terukir pada batu, sebelum berlanjut menuju perkebunan teratai saat senja.
Wisatawan dapat memanen teratai dan mengolah serat batangnya menjadi benang sutra. Rangkaian tersebut kemudian ditutup dengan sajian multi-hidangan yang terinspirasi dari tradisi Kerajaan dan makna budaya bunga teratai bagi masyarakat Kamboja.
Sementara itu, Anantara Mina Ras Al Khaimah Resort mengangkat sejarah penyelaman mutiara melalui kunjungan ke Suwaidi Pearl Farm. Tamu dapat mempelajari perjalanan budidaya mutiara sekaligus melihat teknik tradisional yang masih dijalankan hingga kini.
Dengan pendampingan para ahli, wisatawan dapat mengikuti proses dari tiram hingga menjadi mutiara siap pakai. Pengalaman tersebut sekaligus memperkenalkan peran kerajinan mutiara dalam perkembangan emirat dan kehidupan masyarakat pesisir.
Rangkaian pengalaman khusus dalam perayaan 25 tahun Anantara tersedia di berbagai properti sepanjang 2026. Setiap properti merancang aktivitas dengan pendekatan yang berbeda untuk memberikan cara yang lebih bermakna dalam mengenal destinasi.
