GfMiGpWoGSO9BUM8BUOlGpC5BA==

PT LIB Tunggu Arahan PSSI Soal Kapan Jadwal Liga 2 Dimulai

PT LIB Tunggu Arahan PSSI Soal Kapan Jadwal Liga 2 Dimulai
Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru Ferry Paulus. (Dok. PT LIB)


REPUBLIK INDONESIA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih menunggu arahan langsung dari PSSI terkait kapan jadwal Liga 2 2023/2024 dimulai.

Saat ini LIB masih belum bisa memastikan kapan Liga 2 tersebut akan bergulir sebelum adanya arahan resmi dari federasi sepak bola Indonesia itu.

Padahal, selambatnya satu bulan lagi Liga 2 seharusnya sudah bergulir, namun belum ada kejelasan terkait hal itu.

Belum lagi soal kontribusi bagi klub peserta kompetisi yang juga harus segera dibahas.

"Liga 2 kami tinggal menunggu keputusan dari PSSI, PSSI memerintahkan apa kepada LIB, kami jalankan. Hanya itu saja," kata Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus dikutip detikSport, Selasa (8/8/2023).

Sejauh ini LIB telah mengirimkan berbagai opsi format penyelenggaraan kompetisi Liga 2 kepada PSSI yang bakal diikuti 28 klub itu.

LIB juga telah menjelaskan strategi penyelenggaraan kompetisi Liga 2 yang diperkirakan bakal berbenturan dengan agenda kampanye Pemilu 2024 mendatang.

Terbaru, beredar kabar jika format babak 16 Besar di Liga 2 bakal dihapuskan. Di mana akan terpilih langsung 8 tim yang masuk ke babak 8 Besar setelah menyelesaikan fase grup. Meski demikian, tidak semua peserta menyetujui usulan tersebut.

"Bukan hanya 2 opsi sebenarnya, bukan opsi sebenarnya, tapi usulan. Karena pertama, landasannya adalah rekomendasi sarasehan itu yang kita olah dengan beberapa peluang. Sequence-nya kaitannya dengan pemilu," ujar Ferry Paulus.

"Kemudian yang juga tidak bersinggungan dengan waktu pencoblosan. Harapannya itu pada bulan Maret selesai. Itu sudah kita serahkan semua ke PSSI, tinggal di PSSI keputusannya seperti apa," pungkasnya.



Tonton video berita Indonesia viral 2024 dari kanal YouTube resmi Pewarta Network.



Dapatkan berita Republik Indonesia terkini viral 2024, trending terbaru, serta terpopuler hari ini dari media online RepublikIndonesia.net melalui platform Google News.

Ketik kata kunci lalu Enter

close