Prabowo Kirim Surat Selamat kepada Presiden Peru Keiko Fujimori, Tegaskan Komitmen Perkuat Hubungan Bilateral
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto mengirim surat ucapan selamat kepada Presiden Peru Keiko Fujimori sebagai wujud komitmen memperkuat hubungan bilateral kedua negara. (Dok. Ist) |
REPUBLIKINDONESIA.NET — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan surat ucapan selamat kepada Presiden Peru, Keiko Sofia Fujimori Higuchi, bertepatan dengan pelantikannya sebagai kepala negara. Surat tersebut menjadi simbol komitmen Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin dengan Peru selama puluhan tahun.
Surat dari Presiden Prabowo diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir yang hadir sebagai Utusan Khusus Pemerintah Republik Indonesia dalam rangkaian pelantikan Presiden Peru di Lima.
Indonesia tegaskan komitmen perkuat hubungan dengan Peru
Dalam surat tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Presiden Keiko Fujimori, tetapi juga menegaskan tekad Indonesia untuk mempererat kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara.
"Partisipasi Indonesia dalam pelantikan Presiden Peru mencerminkan pentingnya kawasan Amerika Latin dalam diplomasi Indonesia. Kami ingin memastikan hubungan Indonesia-Peru terus berkembang sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Asia Tenggara dan Amerika Latin yang semakin inklusif, saling menguntungkan, dan berorientasi pada hasil," ujar Wamenlu Tata, dikutip dari laman resmi Kemlu, Sabtu (1/8/2026).
Program prioritas Peru dinilai sejalan dengan Indonesia
Dalam pidato kenegaraannya, Presiden Keiko Fujimori memperkenalkan Programa Nacional de Asistencia Alimentaria (PRONAA), yaitu program bantuan sosial yang difokuskan pada penyaluran makanan bagi para pelajar.
Program tersebut memiliki kesamaan dengan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, berbagai agenda pembangunan yang diprioritaskan Pemerintah Peru, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga pembangunan infrastruktur, juga dinilai sejalan dengan arah pembangunan nasional Indonesia.
"Kesamaan prioritas pembangunan kedua negara akan membuka ruang bagi kerja sama yang lebih erat dan saling menguntungkan di berbagai sektor. Kami optimis hubungan Indonesia dan Peru akan semakin erat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," pungkas Wamenlu Tata.
Tujuh prioritas Presiden Keiko Fujimori
Dalam pidato pelantikannya, Presiden Keiko Fujimori memaparkan tujuh fokus kebijakan pemerintahannya. Prioritas tersebut meliputi keamanan publik, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pembangunan infrastruktur, fasilitasi investasi dan pembangunan, keberlanjutan fiskal melalui reaktivasi lapangan pekerjaan, investasi, dan bisnis, penguatan supremasi hukum serta demokrasi, hingga penguatan kebijakan luar negeri melalui konsolidasi aliansi integrasi.
Kerja sama Indonesia dan Peru diproyeksikan semakin erat
Indonesia dan Peru telah menjalin hubungan bilateral yang erat dan konstruktif selama lebih dari lima dekade dengan berlandaskan sikap saling menghormati serta komitmen terhadap perdamaian dan kemakmuran.
Ke depan, kesamaan prioritas pembangunan diharapkan semakin membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, terutama perdagangan dan investasi, termasuk penyelesaian Bab Perdagangan Barang Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA). Selain itu, peluang kolaborasi juga mencakup sektor pertanian, perikanan, kebudayaan, serta kerja sama multilateral.
Momentum pelantikan Presiden Keiko Fujimori juga dinilai semakin memperkuat prospek kemitraan kedua negara, seiring komitmen Pemerintah Peru untuk memperluas peran dan keterlibatannya di kawasan Asia-Pasifik.
